Rencana Pelebaran Jalan Jatimulya – Pengasinan Bekasi

Cluster Kiana – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mendapatkan bantuan hibah senilai Rp 85 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Anggaran sebesar itu digunakan Pemkot Bekasi untuk pembangunan infrastruktur.

“Anggaran untuk perbaikan infrastruktur di beberapa titik dengan status milik Jawa Barat,” ujar Kabid Bina Marga, Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimarta) Kota Bekasi, Arief Maulana.Menurutnya, anggaran yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat diperuntukkan bagi sedikitnya enam proyek besar di Kota Bekasi. Bantuan itu saat ini sudah mulai direalisasikan.

Untuk keperluan perawatan jalan tersebut, lanjut dia, dialokasikan sekitar Rp 10 miliar. Selain perawatan, pelebaran jalan akan dilakukan disebagian jalan dengan status milik Jawa Barat yang berada di Kota Bekasi.Bahkan, pelebaran jalan tersebut berkaitan dengan pelebaran jembatan Jalan Joyomartono dekat pintu tol Bekasi Timur yang sudah dirampungkan akhir tahun lalu. “Pelebaran akan kami lakukan tahun ini,” ungkapnya.

Kepala Disbimarta Kota Bekasi, Tri Ardhianto menambahkan, pelebaran jembatan tol Bekasi Timur membuat penyempitan disekitar Jatimulya arah Mustikajaya. “Meski dilebarkan, macet belum bisa terselesaikan,” tambahnya.Sehingga, kata dia, untuk mencairkan kemacetan di titik tersebut, dianggarkan Rp 15 miliar guna pelebaran jalan di sekitar Jatimulya yang merupakan penghubung Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi mutlak harus dilakukan.

Selain itu, lanjut dia, Pemprov Jabar juga ikut terlibat dalam pembangunan pedestrian Jalan KH Noer Alie (Kalimalang) dengan anggaran Rp15 miliar. “Semua bantuan dari Jawa Barat akan direalisasikan tahun ini,” katanya.Tri mengaku, selain diperuntukkan bagi kebutuhan pembiayaan proyek infrastruktur jalan, bantuan dari Pemprov Jabar juga dialokasikan bagi kepentingan penanganan banjir. “Antisipasi banjir juga mendapat bantuan,” ujarnya.

Diantaranya bantuan penanganan banjir diantaranya, diwilayah Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur dan pembuatan polder di Perumnas 3, Kecamatan Bekasi Timur dengan masing – masing anggaranya Rp15 miliar dan Rp30 miliar.Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai meminta pemerintah untuk segera merealisasikan secepatnya. Karena kebutuhan infrastruktur itu sudah mendesak.”Anggaran itu harus digunakan tepat sesuai rencana,” tegasnya.

Anggaran sebesar itu, kata dia, memang bisa menyelesaikan permasalahan infrastruktur milik Jawa Barat di wilayah Kota Bekasi.”Memang tidak semuanya bisa terselesaikan, tapi bisa memperbaiki dan penanganan di Bekasi,” tukasnya.Pelebaran akan memakan 12 meter sisi sebelah timur Jembatan dari lebar saat ini 8 meter panjang 800 meter. Pihaknya memastikan, tidak akan ada rumah warga yang terkena penggusuran. Lantaran pengerjaan ini hanya menggunakan lahan sisa di sisi tol Jakarta- Cikampek milik Jasamarga.“Pelebaran tahap pertama akan selesai akhir bulan September ini, dan tidak akan memakan tanah warga, kecuali nanti saat pengerjaan tahap kedua barulah dibutuhkan pembebasan lahan milik warga,” tambahnya.

Setelah pelebaran Jembatan Tol Bekasi Timur akan diikuti pelebaran jalan sekitarnya. Pada tahap kedua, pihaknya akan melebarkan badan jalan Joyomartono hingga Jalan Jatimulya–Pengasinan.“Rencananya, badan jalan ini akan dilebarkan sebanyak 5 meter di sisi timur dan 3 meter di sisi sebelah barat,” paparnya. Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Sopandi Budiman mengatakan, pelebaran jembatan Tol Bekasi Timur akan mengurai kemacetan dari dan ke arah Bulak Kapal dan Jatimulya-Pengasinan.“Soalnya, kemacetan parah di depan pintu keluar tol Bekasi Timur kerap terjadi pada jam berangkat-pulang kerja dan pada saat weekend,” imbuhnya ketika dikonfirmasi Gobekasi.

Nah, setelah Agan baca artikel berita di atas, Potensi Investasi Property yang agan siapkan di Bekasi, khususnya bekasi timur tentunya akan memperlihatkan kepada agan betapa besar potensi Property GAIN yang akan agan peroleh setelah pelebaran jalan tersebut selesai di kerjakan oleh Pemkot Bekasi. dan tentunya ini akan diikuti dengan naiknya harga hunian landed dan vertikal di daerah bekasi timur. kalau agan telat mengambil kesempatan ini sudah bisa dipastikan agan akan ketinggalan kereta,… sedih tak berujung untung,…. maka dari itu, sebaiknya agan langsung menghubungi Marketing Cluster Kiana sekarang, minta tolong hitungin gimana caranya bisa Beli rumah di Cluster Kiana yang sesuai dengan Budget dan kemampuan Financial Agan saat ini, Kami dengan senang hati membantu agan semua.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *